Kecelakaan Pesawat : Batik Air Terbakar

foto pesawat batik air tabrakan dan terbakar

Kecelakaan Pesawat Batik Air Terbakar – Kecelakaan Pesawat kembali terjadi lagi di Indonesia antara pesawat Batik Air dengan TransNusa jenis ATR di landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma, jakarta Timur sekitar pukul 20.00 (4/42016). Akibat tabrakan tersebut pesawat Batik Air mengalami kerusakan yang cukup parah.

Perlu di ketahui bahwa Batik Air adalah maskapai penerbangan baru di indonesia yang merupakan anak perusahaan dari Lion Air. Batik air sendiri didirikan pada tahun 2013. Penerbangan pertama kali pesawat Batik Air dilakukan pada hari jumat 3 mei 2013 dengan rute Jakarta – Manado.

Berikut ini adalah kronologis kecelakan pesawat Batik Air yang tabrakan kemudian terbakar (Dihimpun dari berbagai sumber)

  • “Ketika pesawat Batik Air sedang lepas landas, saat itu pula di saat yang bersamaan pesawat TransNusa yang berada di jalur run away sedang di towing menuju hanggar. Akhirnya tabrakan pun tidak dapat di hindari” Tutur J.A Barata, Kepala biro komunikasi dan informasi publik – Kementrian perhubungan.
  • Kerusakan terjadi pada kedua pesawat, pada pesawat ATR transNusa kerusakan terjadi pada bagian ekor dan sayap pesawat bagian kiri, sedangkan pada pesawat Batik Air kerusakan terjadi pada bagian sayap ujung sebelah kiri.
  • Tidak ada korban jiwa pada kecelakaan pesawat kali ini, semua penumpang berhasil di evakuasi dengan selamat
  • Dengan terjadinya insiden kecelakaan pesawat Batik Air, maka untuk sementara Bandara Halim Perdana Kusuma di tutup.

Penumpang Pesawat Batik Air Berteriak Histeris Ketika Terjadi Tabrakan di Bandara Halim

Salah seorang penumpang pesawat Batik Air yang bertabrakan dengan pesawat TransNusa, Faisal Ibrahim. Menuturkan bahwa, semua penumpang di dalam pesawat berteriak begitu melihat api di badan pesawat. Untungnya insiden ini tidak memakan korban jiwa dan korban luka luka. Api kemudian dapat di padamkan oleh oleh petugas pemadam kebakaran di bandara.

Pesawat Batik Air yang mengalami kecelakaan berisikan 49 penumpang dengan rincian 1 penumpang anak anak dan 48 penumpang orang dewasa. Dengan 7 crew pesawat termasuk 2 orang awak kokpit. Sementara pesawat TransNusa ATR yang terlibat insiden tersbut tidak membawa penumpang dan dalam keadaan kosong.

Pihak KNKT (komite Nasional Keselamatan Transportasi) sedang menyelidiki penyebab kecelakaan pesawat Batik Air dengan ATR transNusa. Tim KNKT sedang melakukan pengumpulan data untuk menyimpulkan penyebab tabrakan antara pesawat Batik Air dan TransNusa.

Menteri Jonan Bekukan Hanggar Milik TransNusa

Pasca Kecelakaan pesawat Batik air dan TransNusa di bandara Halim Perdanakusuma menteri perhubungan jonan meminta agar hanggar (ground Handling) milik pesawat TransNusa dibekukan sampai proses penyeledikian dari KNKT selesai.

(Sumber: Liputan6, Merdeka, Detik, Tribun, Sindonews)