Obat Kuat Boleh Dikonsumsi setiap hari, Asal Tau Caranya

Obat Kuat

Obat Kuat – Obat disfungsi ereksi atau yang lebih sering di kenal dengan nama Obat Kuat seringkali digunakan oleh para pria untuk mengapresiasikan kegagahan dan kejantanan di atas ranjang kepada pasangan wanitanya. Obat kuat bekerja dengan cara membangkitkan libido sehingga membuat ereksi pada penis lebih tegang dan keras.

Obat-obatan ini bersifat rangsangan yang berdampak bagi kerja jantung. Lalu, berbahayakah jika obat kuat atau obat disfungsi ereksi ini di konsumsi setiap hari?

Dokter Naek L Tobing yang merupakan pakar seksologi dan sekaligus pakar kejiwaan menuturkan bahwa obat disfungsi ereksi sebenarnya memiliki efek samping. Tetapi efek samping yang di dapatkan adalah kecil sehingga obat kuat ini sangat aman jika di konsumsi secara rutin setiap hari. Bahkan efek samping yang konon katanya bisa mengakibatkan kerusakan pada ginjal sangatlah kecil terjadi.

Tetapi menurut beliau, ada juga suatu kondisi yang berisiko tinggi terjadi ketika mengkonsumsi obat obatan disfungsi ereksi atau obat yang memiliki sifat erektogenesis. Kondisi seperti ini maksudnya adalah jika obat kuat ini di campur dengan obat penyakit jantung atau anti angina dan di konsumsi secara bersamaan dalam kurun waktu yang sama. Karena kedua obat obatan tersebut, obat disfungsi ereksi dan obat jantung memiliki cara kerja dan efek yang hampir sama. Yaitu, berfungsi untuk melebarkan jalannya aliran pembuluh darah.

Dalam penjelasan dunia medis, jika pembuluh darah terbuka terlalu lebar makan tekanan darah akan menurun dengan sendirinya. Alhasil, jantung harus bekerja lebih ekstra keras untuk menstabilkan tekanan darah. Tetapi, jika kondisi jantung dalam kondisi yang tidak baik atau sakit maka pekerjaan mengalirkan darah ke seluruh sistem jaringan tubuh bisa berakibat fatal.

Mengkonsumsi obat anti angina ataupun erektogenik sebenarnya juga bisa menimbulkan gejala sesak napas. Tutur Dr Naek, yang merupakan lulusan Amerika serikat tersebut.

Terlebih lagi jika obat kuat atau obat disfungsi ereksi yang di beli dan di konsumsi adalah obat palsu yang tidak jelas latar belakangnya. Stimulan yang terdapat dalam obat itu bisa jadi memiliki resiko hingga berkali kali lipat dari batas aman yang telah di tentukan dalam dunia media. Sehingga memiliki bahaya dan mampu merusak sistem pada tubuh.

Sebenarnya obat kuat bekerja dengan cara melebarkan aliran pembuluh darah pada penis sehingga aliran darah tersebut menjadi lebih lancar ketika menuju organ intim. Hingga pada hasilnya ereksi pada penis pun akan memasuki tahap sempurna.

(Sumber: Kompas)